Bekerja dengan Hati

Tak ada yang menyangsikan kehebatan dan manfaat bekerja jika kita mempunyai motivasi kerja dan motivasi sukses yang tinggi. Bahkan siapapun bisa mewujudkan semua impian dan keingginan kita dengan bekerja. Tetapi masih banyak orang yang bekerja tetapi tidak mendapatkan apa yang dicita-citakan dan kenyamanan dalam bekerja, Semua itu terjadi karena kita tidak memaknai arti bekerja atau asal bekerja saja. Ada beberapa hal yang harus kita dibenahi agar yang kita bisa bekerja dengan nyaman dan menghasilkan nilai yang luar biasa hanya dengan sedikit sentuhan yaitu bekerja dengan hati.

Jika kita telah mempunyai pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan keahlian kita maka kita harus mengerjakan beberapa hal berikut ini agar menhasilkan sesuatu yang sangat besar diantaranya adalah:

Kerjakan.

Continue reading

Advertisements

Disruptive Innovation, oleh A.M.Nur Bau Massepe

Inovasi disruptif (disruptive innovation) adalah inovasi yang membantu menciptakan pasar baru, mengganggu atau merusak pasar yang sudah ada, dan pada akhirnya menggantikan teknologi terdahulu tersebut. Inovasi disruptif mengembangkan suatu produk atau layanan dengan cara yang tak diduga pasar, umumnya dengan menciptakan jenis konsumen berbeda pada pasar yang baru dan menurunkan harga pada pasar yang lama. Istilah disruptive innovation mulai dikenal ketika Clayton M. Christensen seorang Profesor Bisnis dari Harvard Business School menerbitkan buku yang berjudul The Innovator Dillema ditahun 1997. Pada awal mulanya Clayton M.Christensen menyebutnya dengan sitilah disruptive technology, namun seiring perkembangan dia pun lebih mempopulerkan istilah disruptive innovation untuk menjelaskan hal tersebut diatas.

Siapa tidak mengenal Nokia, kini perusahaan itu bernasib stragis setelah merugi dan memPHK ribuan karyawannya kemudian diakuisisi oleh Microsoft bulan September 2013 dengan nilai 7,2 milliar US dollar. Apa yang terjadi pada Nokia yang satu dekade lalu sangat kuat bertengger sebagai market leader pada semua kategori produk handpone. Namun akhirnya tahun 2010 secara perlahan penjualan Nokia mulai tergerus dengan semakin diterimanya Operating System Android yang diperkenalkan Samsung ditahun 2009. Selain itu kehadiran iphone dari Apple ditahun 2007 yang lebih dahulu telah diterima dengan baik oleh sebagian konsumen yang senang akan hiburan dengan smartphonenya turut memberi andil memperkecil laba dari Nokia.

Continue reading

Rapat Penyusunan Borang di Fak Hukum

Sedang berlangsung rapat kordinasi penyusunan borang akreditasi prodi bertempat di ruang Sidang Sri Kesari Warmadewa II lt. 4 gedung Fakultas Hukum Unwar Senin, 4 Juni 2018.

Acara rapat dipimpin oleh Wakil Rektor 1 Unwar, dan dihadiri oleh Dekan Fakultas Hukum Unwar, Ka. BAPPSIK, Wakil Dekan 1 dan Wakil Dekan II Fakultas Hukum Unwar, para pejabat struktural dilingkungan FH Unwar, dan Tim Penyusun Borang Akreditasi Prodi Fakultas Hukum Unwar.

Acara rapat bertujuan dalam rangka persiapan dan koordinasi mengenai penyusunan Borang Akreditasi Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Unwar.

Humas BAPPSIK
Melaporkan

5 Program Kampus yang Bikin Kamu Sukses di Era Revolusi Industri 4.0

Jakarta -Memasuki era revolusi industri 4.0, mahasiswa diharuskan mempersiapkan diri dengan maksimal serta menonjolkan keunikan dan nilai tambah (added value). Hal ini disebabkan pada era revolusi industri 4.0 terjadi pengintegrasian antara sistem otomasi dan internet dengan sistem produksi industri. Tandanya persaingan untuk mendapatkan pekerjaan semakin ketat.
Maka mahasiswa harus memiliki added value untuk bekal agar bisa bersaing dengan lulusan asing di era revolusi industri 4.0. Tidak perlu susah memikirkan bagaimana caranya. Sebab, hal tersebut bisa kalian asah dengan program yang disediakan oleh kampus. Berikut program yang bisa diikuti oleh mahasiswa.

 

Program Magang

Dengan mengikuti program magang, mahasiswa bisa beradaptasi dengan cepat di lingkungan kerja setelah lulus. Bahkan mahasiswa bisa mendapatkan gambaran nyata bagaimana ilmu yang didapatkan di kelas langsung diaplikasikan di dunia kerja.
Maka kualitas program magang dari sebuah kampus sangatlah penting. Pastikan kampus kalian memiliki program magang di perusahaan bertaraf internasional.

Continue reading

Era Revolusi Industri 4.0, Saatnya Generasi Millennial Menjadi Dosen Masa Depan

SELASA, 30 JANUARI 2018 | 10:31 WIB

JAKARTA – Arus globalisasi sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia. Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economyartificial intelligencebig datarobotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation. Menghadapi tantangan tersebut, pengajaran di perguruan tinggi pun dituntut untuk berubah, termasuk dalam menghasilkan dosen berkualitas bagi generasi masa depan.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menjelaskan, berdasarkan evaluasi awal tentang kesiapan negara dalam menghadapi revolusi industri 4.0 Indonesia diperkirakan sebagai negara dengan potensi tinggi. Meski masih di bawah Singapura, di tingkat Asia Tenggara posisi Indonesia cukup diperhitungkan.

Sedangkan terkait dengan global competitiveness index pada World Economic Forum 2017-2018, Indonesia menempati posisi ke-36, naik lima peringkat dari tahun sebelumnya posisi ke-41 dari 137 negara.

“Tetapi jika dibandingkan dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand, kita masih di bawah. Tahun ini global competitiveness index Thailand di peringkat 32, Malaysia 23, dan Singapura ketiga. Beberapa penyebab Indonesia masih kalah ini karena lemahnya higher education and training, science and technology readiness, dan innovation and business sophistication. Inilah yang perlu diperbaiki supaya daya saing kita tidak rendah,” tutur Nasir dalam konferensi pers di Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta, Senin (29/1).

Continue reading

100 Besar Perguruan Tinggi di Indonesia Tahun 2017

siaran Pers Kemenristekdikti
Nomor : 54/SP/HM/BKKP/IV/2017

Sebagai upaya memetakan mutu dan potensi perguruan tinggi di Indonesia, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melakukan pengelompokkan/klasterisasi perguruan tinggi. Pada tahun 2017 ini performa perguruan tinggi Indonesia dinilai dari 4 (empat) komponen utama, yaitu: a) Kualitas SDM; b) Kualitas Kelembagaan; c) Kualitas Kegiatan Kemahasiswaan; serta d) Kualitas Penelitian dan Publikasi Ilmiah.

Setelah diumumkan klaster 1 perguruan tinggi di Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2017 di Puspitek Serpong, hari ini (Senin, 21 Agustus 2017) Kemenristekdikti mengumumkan 100 Besar Perguruan Tinggi non Politeknik dan 25 Besar Perguruan Tinggi Politeknik di Indonesia.

“Daftar klasterisasi perguruan tinggi ini merupakan data resmi dari Kemenristekdikti yang dapat digunakan sebagai informasi valid bagi masyarakat, jangan percaya data hoax yang tidak sesuai dengan daftar yang dikeluarkan Kementerian,” ujar Menristekdikti Mohamad Nasir di Jakarta.

Continue reading

Menerima Tamu dari kanwil Pajak Bali

Sedang berlangsung pertemuan antara Universitas Warmadewa dengan KANWIL Pajak Provinsi Bali bertempat di ruang Rapat Pimpinan Lt. 3 Gedung Rektorat Unwar Rabu, 2 Mei 2018.

Acara pertemuan dipimpin oleh Rektor Unwar, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II Unwar, Ka. BAUK, Ka. BAPPSIK, Sekretaris SPI, perwakilan dosen dari Fak. Ekonomi dan pihak dari KANWIL Pajak Prov. Bali.

Pertemuan kali ini dalam rangka audiensi dengan pihak universitas warmadewa berkaitan dengan MoU antara Unwar dengan Kanwil Pajak Provinsi Bali.