Pelatihan Pemakaian Elektronik Jurnal (E-Jurnal) Internasional : oleh I Made Artawan, S.E., M.M.

art2008-4wzA. PENDAHULUAN
Selasa, 23 Juni 2009 dilaksanakan “manual pelatihan pemakaian elektronik jurnal (e-jurnal)”, yang dilaksankan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia di Kampus Unud Bukit Jimbaran. Peserta pelatihan diikuti oleh PTN maupun PTS di wilayah Bali, NTB dan NTT. Mengingat jumlah peserta cukup banyak maka acara pelatihan dibagi kedalam dua sesi, sesi pertama mulai jam jam 8.30 – 13.00 wita dengan jumlah peserta 35 orang dan sesi kedua mulai jam 13.00 sampai selesai.
Jumlah dana yang dikeluarkan Pemerintah melalui DIKTI untuk berlangganan Jurnal ini adalah cukup banyak. Maka dari itu Perguruan Tinggi diharapkan dapat menggunakan akses jurnal ini dengan sebaik-baiknya..

B. TUJUAN PELATIHAN
1. Untuk meningkatkan kualitas Penelitian SDM di Perguruan Tinggi.
2. Meningkatkan hasil penelitian dosen dengan acuan akses jurnal internasional.
3. Memberikan layanan akses jurnal internasional secara gratis kepada 3000 Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia

C. MANFAAT PELATIHAN
1. Untuk meningkatkan poin atau nilai pada saat Perguruan Tinggi di Akreditasi
2. Dengan diberikan akses secara online jurnal internasional secara gratis oleh Dikti diharapkan mampu mempermudah mendapatkan acuan penelitian serta meningkat kualitas penelitian dosen.

D. PELAKSANAAN
1. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2009
2. Tempat Pelatihan di gedung perpustakaan Unud kampus Bukit Jimbarana Bali
1. Pelaksana pelatihan adalah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia
2. Peserta pelatihn diikuti oleh PTN maupun PTS di wilayah Bali, NTB, NTT.

E. CARA AKSES
E-Jurnal Online Internasional ini dapat diakses melalui perguruan tinggi masing-masing yang telah diberikan alamat, username, dan password oleh Dikti. Khusus untuk Mahasiswa, pegawai, dan Dosen Universitas Warmdewa username dan password akses Jurnal Internasional dapat menghubungai Bpk Md Artawan di Gedung Rektorat Lantai III : Lembaga Penjaminan Mutu Unwar.

F. PENUTUP
Demikian laporan pelatihan yang kami lakukan, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama meningkatkan kualitas serta jumlah hasil penelitian yang mengacu pada e-jurnal online. Kami berterima kasih kepada Pemerintah khususnya DIKTI yang telah memberikan jasa layanan akses jurnal gratis, untuk membangun SDM Indonesia.

Denpasar, 24 Juni 2009
Peserta pelatihan,
I Made Artawan, S.E., M.M.
NIK 230 34 0185

KEGIATAN PELATIHAN LABORATORIUM, Peserta Pelatihan : I Made Artawan, S.E., M.M.

IMG_2001A. PENDAHULUAN

Keberadaan laboratorium Perguruan Tinggi (PT) yang terstandar yang menrapkan sistem manajemen mutu laboratorium internasional, akan menjadi sumber rujukan yang tepat bagi mahasiswa. Mahasiswa akan terbiasa dengan paraktek laboratorium yang benar. Wawasan ini kelak akan sangat bermanfaat pada saat mereka bekerja di industri/perusahaan yang pada umumnya menerapkan standar sistem manajemen mutu.

Tersedianya lab yang dikelola secara profesional akan berdampak positif bagi peningkatan mutu akademik, yang sangat relevan dengan renstra Dikti mengamanatkan peningkatan mutu pendidikan untuk memperkuat daya saing bangsa, dan renstra Depdiknas tentang peningkatan mutu dan relevansi pendidikan. Laboratorium merupakan ujung tombak bagi mahasiswa dan dosen dalam melakukan riset dan memciptakan temuan yang berkualitas yang berpotensi komersil/paten guna mendukung tercapainya cita-cita world class university.

Memang belum ada ketentuan yang menetapkan kewajiban standardisasi bagi suatu laboratorium, barangkali tuntutan pasar yang mengharuskan kita melakukan standardisasi tersebut. Bagi PT yang sedang mengarah ke riset university world class university, stndardisasi laboratorium sepertinya menjadi kebutuhan, karena data hasil pengujian laboratorium merupakan alat bukti objective dan strategis dalam mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pelayanan kepada masyarakat (terutama dalam kasus yang berdampak sosial, dan ekonomi yang luas, dan berimplikasi hukum).
Renstra dikti 2014 target Lab ter-ISO sebanyak 14 Lab. Sekarang baru 3 PT mempunyai Lab yang ter-ISO-17025 yaitu UGM, UI, dan ITB.

B. TUJUAN PELATIHAN
Meningkatkan kompetensi pengelola laboratorium Pergurun Tinggi melalui pengenalan, dan pemahaman sistem manajemen mutu laboratorium ISO 17025-2005.

C. LUARAN
Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta pelatihan mampu menerapkan sistem manajamen mutu laboratorium ISO 17025-2005 di unit kerja masing-masing, sehingga setiap laboratorium akan memiliki dokumen sistem manajemen mutu pengelolaan laboratorium, yang diharapkan akan bermuara pada proses akreditasi laboratorium, yang merupakan salah satu sasaran dari renstra Dikti.

D. RUANG LINGKUP PELATIHAN
Pelatihan dilaksanakan dengan cara tatap muka perkuliahan yang difasilitasi oleh team teaching yang telah berpengalaman dalam menerapkan sistem manajemen laboratorium ISO/IEC 17025-2005. Peserta pelatihan akan memperolah pembekalan materi tentang : sistem standardisasi dan sistem akreditasi, pengenalan dan interpretasi elemen persyaratan ISO 17025-2005, dan dokumentasi sistem manajemen mutu laboratorium.

E. MATERI PELATIHAN
Materi pelatihan akan diberikan kepada peserta dalam kegiatan pelatihan peningkatan kualitas kompetensi tenaga penunjang akademik, meliputi :
1. Tantangan pengembangan lab menuju World Class University
2. Sistem Akreditasi Laboratorium
3. Pengenalan Standar Internasional ISO/IEC 17025-2005
4. Interpretasi persyaratan manajemen ISO/IEC 17025-2005
5. Interpretasi persyaratan teknis ISO/IEC 17025-2005

F. KEGIATAN PELATIHAN
Pelatihan dilaksanakan melalui beberapa kegiatan, antara lain :
1. Penyajian materi yang akan disampaikan dan dipandu team teaching & para fasilitator.
2. Diskusi interaktif akan dilakukan selama penyelenggaraan pelatihan berlangsung
3. Kerja kelompok untuk latihan pembuatan dokumen
4. Pre-test dan post-test

G. PESERTA PELATIHAN
Peserta pelatihan adalah :

  1. Para kepala lab, para pengelola lab, dosen dari perguruan tinggi yang laporan EPSBED-nya baik dan taat azas
  2. Para kepala lab, para pengelola lab, dosen dari perguruan tinggi yang layak dan potensial untuk berkembang
  3. Mempunyai komitmen tinggi dan berkemampuan untuk menyebarluaskan pengertian tentang standar internasional ISO/IEC 17025-2005 bagi masyarakat akademik di perguruan ingginya dan perguruan tinggi sekitar
  4. Belum pernah megikuti pelatihan sejenis dan sanggup serta bersedia mengikuti semua kegiatan pelatihan.

H. WAKTU, TEMPAT PELATIHAN
Kegitan pelatihan dilaksanakan mulai tanggal 25 s/d 28 Juni 2009 di Puri Saron Hotel Seminyak Kuta Bali (jadwal terlampir).

I. FASILITATOR
Pelatihan ini dibimbing langsung dan dipandu leh beberapa orang fasilitator dari perguruan tinggi yang seudah berpengalaman tentang pengembangan lab khususnya standar internasional ISO/IEC 17025-2005, antara lain :
1. Tri Jiko Raharjo dari UGM
2. Anna Permanasari dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
3. Rita Rostika dari Universitas Padjajaran Bandung

J. PENUTUP

  1. Renstra Dikti mengisyaratkan tahun 2014 sedikitnya ada 14 Laboratorium Perguruan Tinggi telah telah terstandar dari ISO/IEC 17025 : 2005.
  2. Saat ini baru 3 Laboratorium Perguruan Tinggi di Indonesia telah memiliki ISO/IEC 17025 : 2005, yaitu UGM, UI dan ITB.
  3. Demikian laporan pertanggungjawaban pelatihan peningkatan kualitas kompetensi tenaga penunjang akademik Perguruan Tinggi (laboratorium), semoga dapat bermanfaat.

Pemahaman Tentang Variabel, Difinisi Operasional, Kerangka Pemikiran Dan Disain Penelitian Oleh : I Made Artawan, S.E., M.M.

aa-arta (2)Kegiatan penelitian merupakan salah satu kegiatan yang bersifat ilmiah, disebut demikian karena dalam proses pembuatan maupun penyampaiannya memiliki perbedaan yang sangat nyata dengan bentuk tulisan-tulisan yang lain, seperti novel, puisi dan cerita. Perbedaan ini tampak pada proses pembuatannya yang didasarkan pada metodologi maupun teori yang ada sehingga tidak dapat dilaksanakan dan bibuat secara sembarangan.Disamping itu penelitian ilmiah mempunyai tujuan yang jelas, yang nantinya dapat bermanfaat sebagai bahan kajian tentang suatu hal dan yang paling utama adalah sebagai acuan dalam pengambilan keputusan baik untuk kepentingan publik atau pemerintah maupun pihak swasta atau perusahaan.

Ketika memulai penelitian, peneliti biasanya memerlukan dukungan atau sponsor dari pihak tertentu. Mahasiswa yang akan membuat tugas akhir memerlukan seorang dosen sebagai pembimbingnya. Dalam rangka inilah penulis mencoba menggambarkan secara ringkas tentang variabel, definisi operasional, kerangka pemikiran dan disain penelitian dengan harapan agar kita mempunyai keseragaman berpikir dalam memahami hal tersebut. selengkapnya hunungi artawan1966@yahoo.com

KEPEMIMPINAN DALAM SEBUAH ORGANISASI Oleh : I Made Artawan

aa-artaKepemimpinan merupakan salah satu topik yang selalu menarik untuk dikaji dan diteliti, karena paling banyak diamati sekaligus fenomena yang paling sedikit dipahami. Fenomena kepemimpinan di negara Indonesia juga telah membuktikan bagaimana kepemimpinan telah berpengaruh sangat besar terhadap kehidupan berpolitik dan bernegara. Dalam dunia bisnis, kepemimpinan berpengaruh sangat kuat terhadap jalannya organisasi dan kelangsungan hidupnya.

Pada era globalisasi dan pasar bebas hanya perusahaan yang mampu melakukan perbaikan terus-menerus (continuous improvement) dalam pembentukan keunggulan kompetitif yang mampu untuk berkembang. Organisasi sekarang harus dilandasi oleh keluwesan, tim kerja yang baik, kepercayaan, dan penyebaran informasi yang memadai. Sebaliknya, organisasi yang merasa puas dengan dirinya dan mempertahankan status quo akan tenggelam dan selanjutnya tinggal menunggu saat-saat kematiannya. Kepemimpinan sebagai salah satu penentu arah dan tujuan organisasi harus mampu mensikapi perkembangan zaman ini. Pemimpin yang tidak dapat mengantisipasi dunia yang sedang berubah ini, atau setidaknya tidak memberikan respon, besar kemungkinan akan memasukkan organisasinya dalam situasi stagnasi dan akhirnya mengalami keruntuhan.(Harsiwi, 2003)

PERBANKAN NASIONAL DALAM KRISIS MONETER Oleh I Made Artawan, S.E., M.M.

aa-arta (4)Repormasi perbankan kali ini dinilai sangat memadai bagi pengembalian kepercayaan masyarakat domestik dan internasional terhadap perbankan nasional. Membaiknya perbankan nasional diharapkan akan berdampak positif bagi kegiatan pasar uang dan pasar modal, khususnya bagi peningkatan niali rupiah terhadap dolar AS. Secara lebih luas lagi, reformasi perbankan ini diharapkan mampu mengembalikan kondisi makro ekonomi dan moneter Indonesia yang meburuk akibat nilai tukar. maju mundurnya perekonomian suatu negara akan sangat tergantung kepada kinerja perbankan nasional.

Namun perlu diingat, implementasi reformasi perbankan ini tidak akan mencapai tujuannya jika tidak diikuti dengan upaya-upaya penciptaan pemerintah yang bersih dan berwibawa , budaya tranparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan/kenegaraan dan praktik ekonomi dan bisnis. sejalan dengan itu krisis ekonomi dan moneter saat ini juga mengajarkan kepada pengurus bank untuk melakukan langkah-langkah efisiensi dalam perspektif cost saving . Meskipun anggaran terbatas, namun pengambangan kualitas sumber daya manusia perbankan hendaknya tetap mendapat prioritas utama , mengingat kondisi pasca krisis nantinya memberikan peluang bisnis yang prospektif yang tentu saja membutuhkan tenaga-tenaga yang berkualitas. selengkapnya hubungi : artawan1966@yahoo.com

TINJAUAN PENGEMBANGAN KARIER DOSEN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS WARMADEWA DENPASAR Oleh : I Made Artawan

aa-arta (3)Pengembangan pegawai pada hakekatnya adalah suatu upaya pemenuhan kebutuhan tenaga kerja secara kualitatif sesuai dengan persyaratan pekerjaan yang ditentukan dengan mempertimbangkan kepentingan-kepentingan individu pegawai untuk dapat mengembangkan potensinya seoptimal mungkin mencapai karier setinggi-tingginya di dalam organisasi.

Dalam rangka pengembangan pegawai sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas, seperti : kecakapan, pengetahuan, keahlian dan karakter pegawai dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dan pelatihan yang diberikan kepada pegawai harus sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan, sehingga peningkatan kualitas pegawai akan benar-benar terpenuhi. (www.kimpraswil.go.id)

Salah satu dorongan seseorang bekerja pada organisasi/instansi adalah adanya kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Hal tersebut terjadi karena memang sudah menjadi sifat manusia yang pada umumnya untuk selalu lebih baik, maju dari posisi yang dimiliki pada masa sekarang. Atas dasar itulah mereka menginginkan suatu “kemajuan” dalam hidupnya. Selengkapnya hubungi : artawan1966@yahoo.com

PERANAN MANAJER KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL Oleh : I.Made Artawan, S.E., M.M.

aa-arta (5)Telaah situasi perekonomian Indonesia telah banyak sekali dilakukan dengan cara pandang yang berbeda-beda yang sebagian besar saling dapat melengkapi. Ada yang melihat penyebab krisis dari gejala dan mekanisme yang mudah dilihat. Ada pula yang lebih menitikberatkan pada penglihatan partial kaustik yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah jangka pendek, terutama untuk tahap penyelamatan dan berjangka pendek. Ada yang melihat dari pandangan teoritik dan bersifat mendasar yang diharapkan dapat menjadi pertimbangan untuk perombakan paradigma pembangunan yang dilaksanakan. Ada yang melihat hanya dari sudut pandang ekonomi. Demikian pula, ada pula yang menggunakan pendekatan yang lebih komprehensip, baik dilihat dari segi ekonomi, politik, sosial dan sebagainya.

Situasi moneter dan perekonomian Indonesia saat ini sedang berada dalam kesulitan besar yang dirasakan hampir oleh semua sektor ekonomi dan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Keprihatinan adanya pengangguran yang semakin besar terjadi akibat makin lesunya kegiatan ekonomi sehingga terjadi PHK terhadap tenaga kerja, baik yang ada di dalam negeri maupun TKI yang berada di Luar Negeri seperti Malaysia, Singapura, Hongkong, dan sebagainya. Di samping itu juga terdapat pengangguran dari sisa angkatan kerja yang belum mendapat lapangan kerja sebelumnya dan angkatan kerja baru. Selengkapnya hungi artawan1966@yahoo.com.