Universitas Warmadewa menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Rubrik Penilaian Pembelajaran pada Jumat, 2 Maret 2018 di Ruang Sri Ksari Warmadewa Mandapa.

Acara dihadiri oleh WR I, Direktur dan Sekretaris Pascasarjana, para Dekan, WD I, Ketua dan Sekretaris Program Studi serta para UPMF di lingkungan Unwar.

Narasumber Prof. Dr. Ir. I Made Supartha Utama, MS. dari Universitas Udayana dan dimoderatori oleh Ir. I Nengah Suaria, M.Si.

WR I Unwar dalam sambutannya mengatakan Dalam rangka meningkatkan proses pembelajaran itu merupakan tanggung jawab dosen. Jika berbicara tentang pembelajaran atau kurukulum yg berbasis kompetensi sekarang mengarah ke basis capaian pembelajaran baik itu di mata kuliah dan profil lulusan yang akan kita hasilkan maka pada hari ini akan diberikan tahapan menyangkut rubrik evaluasi terhadap anak didik. “Jadi mari kita belajar bersama kalau kita taat kepada 6 komponen pada standar ini saya kira protes-protes dari mahasiswa bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga nanti didalam pelaksaananya saya mohon agar WD I dan Kaprodi bersama Sekprodi untuk menyumbangkan ilmunya kepada seluruh dosen.” tegasnya.
Continue reading

Advertisements

Pertemuan singkat dengan jajaran PT bank BNI Pusat di Unwar

Sedang berlangsung Pertemuan dalam rangka Kerjasama Unwar dengan Bank BNI di Ruang Rapat Rektor Unwar. 2 Maret 2018. Rapat dipandu oleh ka Bappsik.

Rapat dihadiri Wakil Rektor I, II, dan III Unwar, Kepala BAAK, Kepala BAUK, Kabag. Perencanaan, dan HO bagian Institusional Relation Division PT BNI Pusat beserta jajaran.

Wakil Rektor II mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada pihak BNI. Ia berharap kerjasama ini bukan saja dalam bentuk pembayaran mahasiswa tetapi juga dalam bentuk magang dan seminar-seminar yang dapat berguna bagi mahasiswa.

Continue reading

Strategi Perguruan Tinggi Mewujudkan Entrepreneurial Campus

A. Pendahuluan.Peran entrepreneur dalam menentukan kemajuan suatu bangsa/negara telah dibuktikan oleh beberapa negara maju seperti amerika, jepang, plus tetangga terdekat kita yaitu singapura dan malaysia. Di amerika sampai saat ini sudah lebih dari 12 persen penduduknya menjadi entrepreneur, dalam setiap 11 detik lahir entrepreneurbaru dan Data menunjukkan 1 dari 12 orang Amerika terlibat langsung dalam kegiatan entrepreneur. Itulah yang menjadikan amerika sebagai negara adi kuasa dan super power. Selanjutnya Jepang lebih dari 10 persen penduduknya sebagai wirausaha dan lebih dari 240 perusahaan jepang skala kecil, menengah dan besar bercokol dibumi kita ini. Padahal jepang mempunyai luas wilayah yang sangat kecil dan sumber daya alam yang kurang mendukung (kurang subur) namun dengan semangat dan jiwa entrepreneurshipnya menjadikan jepang sebagai negara terkaya di Asia.
Continue reading