Rektor Unwar tak ‘alergi’ terima kritik media

Denpasar (Antaranews Bali) – Rektor Universitas Warmadewa Denpasar Prof dr I Dewa Putu Widjana menyatakan pihaknya tidak akan “alergi” jika sampai menerima kritik dari kalangan media karena itu diyakini sebagai bagian dari upaya perbaikan civitas akademika.

“Silakan dikritik, dari kritik itu kami akan berusaha memperbaiki. Kami menyadari bahwa kritik menjadi salah satu tugas media,” kata Prof Dewa Widjana, di Denpasar, Rabu.

Rektor salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali itu mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama media yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Media adalah mitra kami, dan Unwar sebagai perguruan tinggi memerlukan peningkatan akses kepada publik melalui kerja sama media,” ucapnya pada acara ramah-tamah dengan awak media di Denpasar itu.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 Unwar Ir I Nyoman Kaca MSi mengatakan peran media yang bergandengan tangan dengan perguruan tinggi itu sangat penting sejalan dengan upaya untuk membentuk sumber daya manusia Bali yang berkualitas.

“Jadi, mari kita bergandengan tangan untuk memajukan pendidikan khususnya di Bali, dan pendidikan di Indonesia pada umumnya,” ujarnya.

Continue reading

Advertisements

Rapin Unwar Berjalan Lancar

Merupakan kegiatan rutin bagi pimpinan Unwar untuk melakukan kegiatan rapat pimpinan setiap tiga bulan sekali. hal yang dibahas menyangkut program, kebijakan, maupun keputusan. pada triwulan pertama di tahun 2018 maka kegiatan Rapat Pimpinan dilaksanakan pada Kamis, 8 Maret 2018 di Ruang Sri Kesari Warmadewa Mandapa. Rapat dipimpin oleh Rektor, Dan dihadiri oleh WR I, WR II, WR III, Direktur Pascasarjana, para Dekan di lingkungan Unwar, Ka. BAUK, Ka. BAAK, Ka. BAPPSIK, Ka. SPI, Ka. Lemlit, Ka. BPM, Ka. LPM. Agenda Rapim Hari ini terkait dengan Visi Misi Unwar, Wisuda, Standar Pembiayaan, Pembelajaran Dan lain-lain. rapat berlangsung lancar, meskipun dalam rapat selalu ada perbedaan pendapat, perbedaan panfangan, perdebatan, hal itu semuanya merupakan hal yang bisa dalam rapat.