Sosialisasi Member dan Membuat Akun Google Scholer yang Terkoneksi dengan SINTA Ristekdikti

Universitas Warmadewa  menyelenggarakan Sosialisasi Member dan Membuat Akun Google Scholer yang Terkoneksi dengan SINTA Ristekdikti di Ruang Widya Sabha Uttama  pada hari Jumat 16 Juni 2017. Acara sosioaisasi ini dihadiri oleh Rektor Unwar, WR I, WR II, WR III Unwar, Direktur Pascasarjana Unwar, Dekan beserta jajaran di lingkungan Unwar, Ka BAUK, Ka BAPPSIK dan dosen-dosen Unwar.

Rektor Unwar dalam arahannya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Sejak 2013 hingga sekarang 2017 untuk penelitian dan pengabdian masyarakat posisi unwar masih dibawah (dibina). Sehingga banyak hibah-hibah dari dikti yang tidak bisa diambil, walaupun kapasitas dosen bisa untuk memperoleh hibah tersebut. Harapannya di tahun 2018 kategori penelitian dan pengabdian masyarakat Unwar naik menjadi madya, sehingga banyak hibah yang bisa diraih.

Harapan yang diperoleh dari sosialisasi ini agar semua memiliki email institusi sebagai syarat untuk menjadi member google scholer yang nanti terintegrasi dengan SINTA. Dengan hal itu harapannya dalam waktu singkat rangking Unwar bisa naik.
Untuk itu partisipasi seluruh dosen baik yg muda maupun senior sangat diharapakan.

Dalam sosialisasi ini yang menjadi Narasumber adalah  :
I Made Artawan, S.E., M.M.
Ka. BAPPSIK Unwar dan dosen di Fakultas Ekonomi Unwar.

Dr. Mirsa Umiyati, S.S., M.Hum.
Ketua OJS (Open Jurnal System) dosen sastra di Pascasarjana Unwar.

Ir. Yan Tonga, MP
Dosen Fakuktas Pertanian Unwar

Menjadi Wanita yang Mandiri

Ka Bappsik Unwar I Made Artawan menghadiri kegiatan Ikatan Wanita Warmadewa menyelenggarakan Workshop Iwanwar dengan tema “Menjadikan Iwanwar Perempuan Kreatif dan Mandiri” dalam rangka Perayaan Hari Ulang Tahun Iwanwar yg ke 29 dan Hari Kartini ke 138 pada Sabtu, 6 Mei 2017 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar.

Acara dihadiri oleh Dewan Pembina Yayasan Kesejahteraan KORPRI Propinsi Bali, Ketua Yayasan Kesejahteraan KORPRI Propinsi Bali beserta jajaran, Rektor Unwar beserta jajaran, Direktur dan para Dekan di lingkungan Unwar, Direktur Warmadewa College, Klinik Warmadewa dan Warmadewa Property, Ketua Pembina Iwanwar beserta anggota, Ibu-Ibu mantan Ketua Iwanwar, Pengurus Iwanwar dari tingkat pusat sampai pengurus unit dan seluruh anggota Iwanwar.

Workshop Iwanwar mendatangkan narasumber atau motivator : Ibu Ni Made Winie Kaori, I.M, S.E. yang merupakan sdorang pengusaha muda yang telah berhasil menjalankan dan mengembangkan bisnisnya.

Ketua Umum Iwanwar menyampaikan permohonan maaf dan permakluman karena hari ulang tahun Iwanwar sebenarnya tanggal 21 April bersamaan dengan hari Kartini, namun baru hari ini kita dapat merayakannya. Penundaan perayaan ini disebabkan oleh karena kegiatan universitas yg begitu padat. Namun demikian pada tanggal 21 April itu telah dirayakan secara sederhana ditandai dengan pemotongan tumpeng bersamaan dengan acara ngulapin patung Sri Kesari Warmadewa.

Sebelumnya perayaan hari ulang tahun Iwanwar ini sebagai persiapannya dilakukan rapat maraton panitia dan atas masukan dsri peserta rapat disepakati perayaan ulang tahun ini dirangkaikan dengan kegiatan lain yang bermanfaat dalam pengembangan organisasi ke depan. Berdasarkan hasil rapat pula, Perayaan Ulang Tahun Iwanwar yg ke 29 dan Hari Kartini yang ke 138 ini dirangkai dengan kegiatan Workshop.

Dari kegiatan ini diharapkan memberikan motivasi khususnya kepada Iwanwar dan kaum perempuan secara umum untuk meningkatkan kreativitasnya dan kemandiriannya baik secara individu maupun sebagai anggota organisasi, sesuai dengan tema Workshop pada hari ini.

Mengkaji Kelas Virtual di Indonesia

Jakarta – Belmawa. Modernisasi menuntut pendidikan tinggi untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan, termasuk perkembangannya dalam program pembelajaran online. Untuk mendukung program tersebut, kerangka kerja penjaminan mutu sangat dibutuhkan, demi menjamin kualitas dan validitas keseluruhan sistem pendidikan yang dilakukan sebagai bagian dari kualifikasi pendidikan tinggi, yang juga menyasar mobilitas mahasiswa serta daya saingnya dalam dunia kerja, termasuk dalam menghadapi ekonomi pasar kerja.

Pentingnya penjaminan mutu dalam Pembelajaran Online ini adalah agar lulusan yang dihasilkan mendapat pengakuan yang sama dengan lulusan perguruan tinggi dengan sistem pembelajaran tatap muka.

Seperti disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Akademik Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Paulina Pannen, bahwa pendidikan secara online merupakan salah satu program pembelajaran yang sangat strategis di Indonesia. “Indonesia sangat butuh pendidikan secara online, mengingat banyaknya kebutuhan untuk pendidikan tinggi di Indonesia, baik program sarjana maupun program-program pengayaan,” lanjutnya.

“Sistem penjaminan mutu ini (untuk Pembelajaran Online) sangat dibutuhkan untuk mencapai peningkatan dalam pendidikan tinggi. Yang perlu diingat adalah bahwa sistem penjaminan mutu ini diterapka bukan untuk menghukum, namun untuk membina dan mendorong perguruan-perguruan tinggi di Indonesia,” ujar Paulina.

Akan tetapi, meskipun Indonesia saat ini sudah dalam tahapan melek teknologi, masih banyak persepsi negatif terkait dengan Pembelajaran Online. Kurangnya pengalaman dan kesadaran akan potensi teknologi dalam proses pembelajaran menjadi kendala utama di Indonesia.

TEQSA mengemukakan beberapa tantangan lain yang dihadapi oleh pendidikan tinggi di Indonesia terkait dengan hal ini, di antaranya adalah kurangnya tim pengajar yang berpengalaman dalam Pembelajaran Online, konten pembelajaran, integritas akademik dan penilaian, termasuk rawannya plagiarisme, akses mahasiswa yang terbatas, hingga kualifikasi dan sertifikasi atau ijazah yang dikeluarkan.

Menyambung hal tersebut, Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) Tjan Basaruddin menyampaikan bahwa sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 32 Tahun 2016 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi, tugas BAN-PT adalah melakukan penilaian untuk program pembelajaran di pendidikan tinggi Indonesia. Dalam hal ini, BAN-PT belum memiliki acuan baku untuk program Pembelajaran Online. “Untuk itu TEQSA bertujuan untuk membentuk pedoman tersebut yang nantinya akan kami jadikan sebagai landasan,” lanjutnya.
“Status akreditasi perguruan tinggi berkorelasi terhadap tingkat kesiapan program-program seperti Pembelajaran Online, sehingga hanya perguruan tinggi dengan akreditasi A saja yang dapat membuka program Pembelajaran Online. Sistem penjaminan mutu internal ini akan memacu Continuous Quality Improvement (CGI) dalam perguruan tinggi, yang diharapkan nantinya juga dapat meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia,” tambahnya.

Masih tingginya tingkat drop-out dalam Pembelajaran Online menjadi tantangan utama yang dialami Indonesia. Terkait dengan hal tersebut, Direktur Penjaminan Mutu Aris Junaidi menyampaikan perlunya penyusunan suatu pedoman untuk Pembelajaran Online, yang melalui Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Focus Geoup Discussion (FGD) on Quality Assurance of Online Education Toolkit yang dilaksanakan siang tadi (13/3) TEQSA menghimpun masukan dari negara-negara anggota APEC untuk mengimplementasi sistem penjaminan mutu dalam Pembelajaran Online.

“Indonesia memiliki disparitas yang tinggi, sehingga student support sangat diperlukan dalam pelaksanaan pembelajaran online ini. Tugas kita (Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan TEQSA) adalah membuat toolkit yang menjamin mutu proses pembelajaran online yang student friendly, sehingga meskipun proses pembelajaran dilakukan di dalam kelas virtual, akreditasinya masih terjamin,” tegas Aris.

Melalui workshop tersebut, TEQSA melakukan diskusi dengan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan khususnya dengan Direktorat Penjaminan Mutu dan Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Kelembagaan, BAN-PT, Tim Penjaminan Mutu Pembelajaran Jarak Jauh, hingga perwakilan dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Hasil diskusi tersebut akan menjadi masukan dalam penyusunan toolkit penjaminan mutu untuk Pembelajaran Online. (DRT/Editor/HKLI)

http://belmawa.ristekdikti.go.id/2017/03/13/mengkaji-kelas-virtual-di-indonesia/#more-5397

Pengabdian Masyarakat di pura Gunung Raung Glenmore Banyuwangi Jatim

raung-kecilUniversitas Warmadewa melaksanakan pengabdian masyarakat di pura Gunung Raung Glenmore Banyuwangi Jatim dilaksanakan dari tgl 10-11 desember 2016. Pengabdian masyarakat melibatkan ketua LPM dan sekretaris, Rektor, Wakil Rektor, Dekan, direktur pascasarjana, kepala Biro, kabag dilingkungan kantor pusat, dan para doker dari FKIK Unwar. Hari pertama pengabdian masyarakat diawali melakukan penglukatan di pura beji, selanjutnya dilaksanakan persembahyangan di pura pucak gunung Raung, dan di pura Gumuk kancil.

Malam harinya dilaksanakan ramah tamah dan makan malam bersama masyarakat setempat. Hari kedua dilaksanakan acara bersih bersih diseputaran areal pura dalam rangka menyambut hari piodalan thl 13 des 2016. Disamping kegiatan kebersihan juga dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dibidang pelayanan kesehatan masyarakat oleh tim dokter FKIK Unwar bertempat di pesraman Widya Mandala Gunung Raung.

Rektor Unwar Prof Widjana mengatakan kegiatan pengabdian masyarakat model ini sangat bermanfaat bagi lembaga Unwar dan masyarakat setempat yg sangat membutuhkan pelayanan kesehatan, karena hasil survey masyarakat setempat banyak ditemukan penyakit saluran lernapasan, asam urat, dan penyakit lainnya. Dengan kegiatan ini Unwar menjadi lebih dikenal tidak hanya di Bali tapi sudah menyebar sampai di desa Glenmore Banyuwangi. Kedepan Unwar harus mengembangkan bentuk2 pengabdian masyarakat yg benar2 menyentuh kepentingan masyarakat Dan cakupannya tidak hanya di Bali saja sesuai dengan visi dan misi Unwar yg didasari oleh filosofi Tri Hita Karana.

Kedepan Momen seperti ini harus direncanakan lebih matang dan melibatkan kopetensi masing2 fakultas yg bersifat multidisiplin sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Disamping itu juga pengabdian seperti ini diharapkan sekaligus menjadi penerapan hasil penelitian, sehingga menjadi terintegrasi antara pengabdian hasil penelitian, imbuhnya. Rektor Unwar Prof Widjana dalam Acara penutupan pelaksanaan pengabdian masyarakat di Gunung menyerahkan sumbangan berupa Tiker, alat2 kebersihan, tempat sampah, jaring pembersih kolam, dan sejumlah dana (Art.Bento)

Upacara Bendera Memperingati Hari Pendidikan Nasional

upacaraHari Pendidikan Nasional atau HARDIKNAS , kembali diperingati bagi seluruh warga Indonesia khususnya penduduk Indonesia yang bergelut di Dunia Pendidikan, Hari Pendidikan Nasional ini diperingati pada Tanggal 2 Mei setiap tahunnya.

Tanggal 2 Mei adalah tanggal lahir dari tokoh pendidikan nasional yaitu Ki Hajar Dewantara,dia yang dulu memperjuangkan pendidikan bagi bangsa Indonesia dijaman penjajahan belanda yang mengakibatkan dia diasingkan ke Belanda. Ketika dia pulang ke Indonesia dia membuat Taman Siswa sebagai tempat belajar dan diapun diangkat menjadi Menteri Pendidikan ketika Indonesia merdeka dan membuat Semboyan “Tut Wuri Handayani” yang artinya “Di Belakang memberi dorongan” , yang akhirnya semboyan itu digunakan di dunia pendidikan indonesia,sampai sekarang.

Upaca hari Pendidikan Nasional diperingati di Kopertis Wilayah 8, dengan inspektur upacara adalah Koordinator Kopertis Wilayah 8 Prof Dasi Astawa. Baru pertama kali perayaan 2 Mei Universitas Warmadewa sebagai penyelenggara Upacara. Lengkap dengan struktural, drum band, dll. Upaca berjalan dengan tertib dan lancar.

Profil singkat Artawan I Made

ARTAWAN A3I Made Artawan lahir di Desa Bongkasa Kec. Abiansemal Kab. Badung, dengan Pendidikan terakhir S2 dibidang Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Keuangan Tahun 2005 di Unud. Telah lolos Sertifikasi Dosen (serdos) tahun 2011 dengan No Reg Serdos 11108100705055. Jabatan Akademik terakhir adalah Lektor Kepala dengan golongan setelah inpasing IVA. sejak kecil mempunyai cita cita menjadi pegawai bank, gagal menjadi pegawai bank menjadi dosen di FE Unwar.  suka berpetualang di alam bebas, seperti hutan, gunung, pantai. selalu punya keinginan untuk bebas dalam segala aktivitas. dukungan keluarga sangat berarti baginya terutama dari istri dan anak anak tercinta. keluarga merupakan inspirator dalam menjalan hidup dan kehidupan.Download

Bakti Sosial Mahasiswa di Desa Kuum Marga

Sabtu dan minggu: 19-20 Oktober 2013, mengikuti Bakti Sosial mahasiswa (BSM) mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa di Desa Kuwum Marga Tabanan Bali. Kegiatan BSM kali ini diikuti oleh 586 orang mahasiswa FE. Ketua panitia pelaksana dari HMJ Manajemen. Hadir pada saat pembukaan BSM adalah camat Marga, Kepala Desa, Dekan FE, Dosen , masyarakat dan mahasisiswa.